Kristal Pancarwengi

A content writer and translator with 5 years+ experience in the startup and media industry. Having strong professional background in the English language. Familiar working in a team and deeply interested in reading, media analysis, and gender issues. #OpenToWork

Sampai Kapan Kamu Membenci LGBT? Sampai Mati?

dan LGBT gabisa disetarakan dgn heteroseks sih, CMIIW, hal itu bisa dipicu dari faktor lingkungan, pola asuh keluarga, trauma, dlsb. Terlalu kompleks sih klo dibahas lewat tulisan, tapi bisa panjang ngomongin gian sih. Nampaknya emang paham liberal dan berlandaskan HAM, semua menjadi terlihat normal. (but it’s not) 1. Mari kembali lagi ke definisi kata “normal”. Menurut mbak, normal itu apa? 2. kira2 nih, klo adam gay, kita bisa ada? apakabar eva/hawa cuma bisa bengong liatin si Adam yg no

Ingin Optimalkan Kinerja Otak Anak? Jaga Keseimbangan Hormon ini Selama Hamil!

Halo Teman Sehat! Kamu tau kan kalau setiap anak punya jenis kecerdasannya masing-masing? Ada yang cerdas numerik, cerdas motorik, cerdas musik, cerdas bahasa, dan lainnya. Nah, buat Teman Sehat yang udah jadi bunda atau masih calon bunda, mau tau gimana caranya supaya kinerja otak anak semakin optimal? Yuk, cek di sini! Kecerdasan otak adalah sebuah anugrah yang Tuhan berikan kepada makhluk-Nya. Tapi, sebagai manusia, yang bisa kita lakukan adalah berusaha melatih diri dan menjaga kesehatan te

4 Tempat Wisata di Yogyakarta Ini Akan Buat Liburanmu jadi Momen Terindah

Setiap sudut Jogja itu romantis, begitu kata orang-orang. Setujukah kamu? Saking indahnya suasana di kota ini, Jogja bahkan sering disebut-sebut sebagai miniatur surga. Ah, membicarakan Jogja memang nggak pernah ada habisnya. Nggak hanya wisata dan kulinernya yang ciamik, Jogja juga banyak dirujuk para pegiat seni sebagai surganya budaya. Lalu, cukupkah ketiga hal itu untuk menggambarkan Kota Gudeg ini? Tunggu dulu, jika kebetulan Teman Sehat punya rencana berlibur ke Jogja tapi belum tau dest

'Ditembak Mah' Biasa, Ini 10 Eksekusi Mati Terkejam di Dunia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Indonesia tengah gencar melakukan eksekusi mati dengan cara ditembak. Eksekusi dengan cara tersebut bahkan menuai reaksi dari berbagai pihak. Banyak yang menilai eksekusi mati itu melanggar hak asasi manusia (HAM) dan dinilai sangat kejam. Jika menilik kebelakang, ekseskusi mati dengan cara ditembak dinilai masih biasa, dibandingkan dengan eksekusi mati yang diterapkan diberbagai belahan dunia lainnya. Selama beberapa abad dalam sejarah, eksekusi mati yang diterapkan dibe
Close